Gayo Apple Cider, Kopi beraroma apel hijau Pada cover kemasannya sudah tertera gambar tumpukan apel hijau dengan desain grafis yang menarik. Kopi ini bisa ditebus di lapak tokped Space Company maupun di website spaceroastery.com seharga 140rb per 200gr. Kenapa saya sangat tertarik pada biji kopi yang satu ini? Salah satu alasannya karena Profil paska panen biji kopi ini termasuk baru saya dengar. Yaitu proses carbonic maseration . Setelah sedikit ngulik dari youtube dan google, intinya ada pada fermentasi pada biji kopinya. Lalu apa itu proses carbonic maseration. Proses paska panen ini dipopulerkan oleh juara dunia barista tahun 2015 asal Australia Sasa Sestic. Proses ini merupakan penerapan cara fermentasi Wine yang ditemukan oleh Jules Chauvet. Carbonic Maceration adalah melunakan daging buah kopi (cherry coffee) dengan injeksi carbon dioksida ke dalam wadah khusus hingga mendorong semua O2 (oksigen) keluar. Pada saat inilah ...
S ame shit different coffee from Papua Itu adalah note atau slogan yang tertera pada cover bungkus kopi ini. Beberapa waktu yang lalu, tepatnya tanggal 31 Desember 2018, saya iseng berselancar maya di shopee dan kebetulan mampir di salah satu lapak kopi yang lumayan terkenal di Jogjakarta, Space Coffee Roastery. Arabika kopi wamena, salah satu kopi spesial dari tanah papua. Berbeda dengan kopi gayo yang mempunyai tingkat acidity tinggi, kopi wamena memiliki karakter yang balanced. Kopi ini menghasilkan notes rasa Spices yang light dan memiliki after taste yang manis. Kopi nusantara ini tumbuh subur di wilayah ketinggian sekitar 15.000 kaki dari permukaan laut dengan suhu 20–25 derajat celsius. Biji kopi yang berasal dari Wamena diklaim memiliki kualitas terbaik, dengan kandungan kafein yang sedikit. Arabika wamena cocok untuk peminum kopi yang tidak suka kopi yang terlalu asam, tapi punya karakter kopi yang kuat. Biji...