Same shit different coffee from Papua
Itu adalah note atau slogan yang tertera pada cover bungkus kopi ini.
Beberapa waktu yang lalu, tepatnya tanggal 31 Desember 2018, saya iseng berselancar maya di shopee dan kebetulan mampir di salah satu lapak kopi yang lumayan terkenal di Jogjakarta, Space Coffee Roastery.
Kopi nusantara ini tumbuh subur di wilayah ketinggian sekitar 15.000 kaki dari permukaan laut dengan suhu 20–25 derajat celsius.
Biji kopi yang berasal dari Wamena diklaim memiliki kualitas terbaik, dengan kandungan kafein yang sedikit. Arabika wamena cocok untuk peminum kopi yang tidak suka kopi yang terlalu asam, tapi punya karakter kopi yang kuat.
Biji kopi ini disangrai di level medium. Produk ini dipasarkan di pertengahan 2018 hingga saat ini masih ada di website resminya spaceroastery.com, atau di rak tokopedia toko space company.
Kopi ini bisa ditebus dengan harga Rp. 110.000 untuk 225 gr dengan promo ongkir yang masih berlaku hingga saat ini.
Hasil Seduh
Rasio favorit saya untuk menyeduh kopi ini ada di 1:15. Dengan 20gr kopi berbanding 300 ml air panas. Giling kopi dengan grinder Latina Sumba dengan setting grind size di medium dan Air panas di suhu 85 an derajat celcius. Alat seduh dengan aeropres dengan metode biasa. Lama seduh kurang lebih 10 menit.
Hasilnya, kopi hangat nikmat. Saat hangat, rasa Spices nya sangat terasa. Aroma wangi yang khas. Ketika sudah dingin, muncul notes buah-buahan yang tertinggal.
Apakah anda juga salah satu yang pernah mencoba? Jika belum, tidak akan kecewa jika mencoba.
Salam,
tes komentar
BalasHapusbisa bisa
Hapus